Resume statistika

 Statistika 

  1. Diagram Pencar/Diagram 
Scatter 

  • Pengertian

Diagram pencar atau diagram scatter merupakan diagram yang digunakan saat harus menyajikan data yang terdiri dari dua variabel kuantitatif. Dalam hal ini diperlukan variabel independen untuk membuat prediksi pada nilai variabel dependen. Variabel independen digambarkan pada sumbu X diagram pencar

https://m.kumparan.com

Contoh diagram pencar  

 

2. Regresi Linier 

  • pengertian 

Regresi linear adalah teknik analisis data yang menggunakan nilai data yang tidak diketahui dengan menggunakan nilai data lain yang terkait dan di ketahui. Secara matematis memodelkan variabel yang tidak diketahui atau tergantung dan variabel yang dikenal atau independen sebagai persamaan linear 

https://aws.amazon.com

  • Metode kuadrat terkecil

Metode kuadrat terkecil (Least Squares Method) adalah teknik yang digunakan dalam regresi linier untuk menemukan garis terbaik yang meminimalkan jumlah kuadrat dari selisih (error) antara nilai prediksi dan nilai sebenarnya

Contoh soal

Contoh : Perhatikan himpunan titik-titik: (1, 1), (-2, -1), dan (3, 2). Gambarkan titik-titik ini dan garis regresi kuadrat terkecil dalam grafik yang sama.

Solusi: Ada tiga titik, jadi nilai n adalah 3



Sekarang, temukan nilai m dengan rumus


m = (n∑xy - ∑y∑x)/[n∑x 2 - (∑x) 2 ]

m = [(3×9) - (2×2)]/[(3×14) - (2) 2 ]

m = (27 - 4)/(42 - 4)

m=23/38


Sekarang, temukan nilai b dengan rumus 


b = (∑y - m∑x)/n

b= [2 - (23/38)×2]/3

b= [2 -(23/19)]/3

b= 15/(3×19)n

b = 5/19





Oleh karena itu, persamaan garis regresi adalah y = 23/38x + 5/19.

https://www.cuemath.com



3. Analisis Korelasi

  • pengertian

Analisis korelasi adalah metode statistik yang digunakan untuk mengukur dan menggambarkan hubungan atau keterkaitan antara dua variabel atau lebih. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan linier antara variabel-variabel tersebut, serta seberapa kuat dan ke arah mana hubungan itu terjadi (positif atau negatif).

Nilai korelasi biasanya ditunjukkan dengan koefisien korelasi (misalnya, Pearson), yang nilainya antara -1 hingga 1:


+1 menunjukkan hubungan positif sempurna.


-1 menunjukkan hubungan negatif sempurna.


0 menunjukkan tidak ada hubungan linier.

Korelasi positif berarti jika satu variabel naik, variabel lain cenderung naik juga.


Korelasi negatif berarti jika satu variabel naik, variabel lain cenderung turun.

  • Korelasi product moment

Korelasi Product Moment menghitung sejauh mana dua variabel berubah secara bersamaan. Rumusnya dikembangkan oleh Karl Pearson, sehingga sering juga disebut Koefisien Korelasi Pearson (r’).

RUMUS PEARSON



X dan Y: Data variabel ke-1 dan ke-2

X dan Y: Rata-rata dari masing masing variabel 

r: koefisien korelasi


Interpretasi Nilai r



Nilai bisa positif atau negatif, tergantung arah hubungan.

  • Koefisien determinasi 

Koefisien korelasi adalah data berupa nilai yang menunjukkan besar atau k

ecilnya hubungan linier serta logis antara variabel X dan Y.



Komentar